Berita hari ini kompas membahas tentang demo yang akhir akhir ini ramai terjadi di Batam. Demo yang dilakukan untuk memprotes Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No 148/2016 terkait kenaikan tarif sewa lahan di Batam. Demonstrasi tersebut berlangsung sejak sepekan terakhir. Dimana kejadian demo ini pastinya membuat warga setempat merasa resah dan khawatir. Kejadian demo ini tak lupus dari perhatian aparat keamanan khususnya aparat TNI setempat. Untuk menjaga suasana agar tetap kondusif pihak TNI mengingatkan masyarakat Batam akan terus waspada dan tidak ikut terpancing dari upaya pihak-pihak tertentu yang ingin memecah belah kesatuan Bangsa.

 

Pada berita hari ini kompas diketahui bahwa aksi demonstrasi tersebut akan berlanjut pada 14, 15, dan 16 November mendatang. Para demonstran tersebut secara bergiliran mendatangi Badan Pengusahaan (BP) Batam untuk menyampaikan aspirasinya agar segera mencabut keputusan Menteri tersebut. Ada pun aksi demonstrasi lanjutan mendatang akan diikuti oleh sekelompok ormas, LSM, buruh, dan paguyuban yang menyerukan agar seluruh aktifitas bisnis dihentikan dan turut mendukung aksi masa pada tanggal tersebut. Hal ini tentu saja akan mengganggu aktifitas perekonomian Batam pada tanggal dimana demonstrasi akan dilakukan.

 

agen judi bola mencatatat bahwa para pihak aparat dan pejabat pemerintahan setempat berusaha untuk menenangkan warga agar tidak terpengaruh dan ikut dalam aksi demonstrasi tersebut. Suruhan untuk menghentikan segala kegiatan bisnis tersebut diharapkan dapat diabaikan oleh warga Batam. Aparat keamanan berharap warga Batam dapat menyikapi ajakan aksi demo tersebut dengan bijak. Selain masalah demonstrasi, warga Batam juga baru saja  dikejutkan oleh kejadian pembakaran 18 rumah di Bengkoang Sadai. Untungnya pihak berwajib sigap dalam mengatasi masalah tersebut dan berhasil mengamankan 4 orang pelaku pembakaran rumah tersebut. Selain itu, polisi juga berhasil menyita 400 bom molotov dari rumah salah seorang warga. Ada pun kebakaran rumah tersebut dipicu oleh keputusan eksekusi lahan oleh Pengadilan Negeri Batam. Demikian pembahasan berita hari ini kompas terkait demo di Batam.